Welcome To Pharmacy : I Hope The Information Provided Can Be Useful For You.

Jumat, 23 Agustus 2013

Farmasi

Farmasi adalah ilmu yang mempelajari cara membuat, mencampur, meracik formulasi obat, identifikasi, kobinasi, analisis dan standardisasi atau embakuan obat serta pengobatan, termasuk pada sifat-sifat obat dan distribusinya serta penggunaannya yang aman. Farmasi dalam bahasa yunani disebut farmakon yang berarti medika atau obat, sedangkan ilmu resep adalah ilmu yang mempelajari tentang cara penyediaan obat-obatan menjadi bentuk tertentu (meracik) hingga siap digunakan sebagai obat.
Ada anggapan bahwa ilmu ini mengandung arti seni sehingga dapat dikatakan bahwa ilmu resep adalah ilmu yang mempelajari seni meracik obat (art of drug compounding), terutama ditujukan untuk melayani resep dari dokter. Oleh karena itu, profesi farmasi merupakan profesi  merupakan profesi yang berhubungan dengan seni dan ilmu dalam penyediaan (pengolahan) bahan sumber alam dan bahan sintesis yang cocok dan menyenangkan untuk didistribusikan dan digunakan dalam pengobatan dan pencegahan suatu penyakit.
Penyediaan obat-obatan disini mengandung arti pengumpulan, pengenalan, dan pembakuan bahan obat-obatan. Melihat ruang lingkup dunia farmasi yang cukup luas, maka mudah dipahami  bahwa ilmu resep tidak dapat berdiri sendiri tanpa kerja sama yang baik dengan cabang ilmu lain; seperti fisika, kimia, biologi dan farmakologi.

Pada waktu seseorang mulai masuk kedalam pendidikan kefarmasian berarti  dia mulai mempersiapkan dirinya untuk melayani masyarakat dalam hal :
1.       Memenuhi kebutuhan obat-obatan yang aman dan bermutu.
2.       Pengaturan dan pengawasan distribusi obat-obatan yang beredar dimasyarakat.
3.       Meningkatkan peranan dalam bidang penyelidikan dan pengembangan obat.
Mempelajari resep berarti  mempelajari penyediaan obat-obatan untuk kebutuhan si sakit. Seseorang akan sakit jika mendapatkan serangan dari bibit penyakt, sedangkan bibit penyakit tersebut telah ada sejak diturunkannya manusia pertama.

SEJARAH KEFARMASIAAN
Ilmu resep sebenarnya telah dikenal sejak timbulnya penyakit. Dengan adanya manusia di dunia ini mulai muncul peradaban dan mulai terjadi penyebaran penyakit yang dilanjutkan dengan usaha masyarakat untuk  melakukan pencegahan terhadap penyakit. Ilmuan-ilmuan yang berjasa dalam perkembangan kefarmasian dan kedokteran adalah :
1.       Hipporactes (430-370 SM), adalah dokter yunani yang memperkenalkan farmasi dan kedokteran secara ilmiah. Beliau dsebut sebagai bapak ilmu kedokteran.
2.       Dioscorides (abad 1 setelah masehi ), adalah seorang ahli botani yunani yang merupakan orang pertama yang menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai ilmu farmasi terapan. Buku karyanya antara lain : De Materia Medika. Obat-obatan yang dibuatnya, yaitu aspiridum, opium, ergot, hyosyamus, dan cinamon.
3.       Galen ( 130-200 M ), adalah seorang dokter dan ahli farmasi dari yunani. Karyanya dalam ilmu kedokteran dan obat-obatan yang berasal dari alam, formula dan sediaan farmasi adalah ‘’Farmasi Galenika’’.
4.       Philippus Aureros Theophrastus Bombastus Von Hohenheim ( 1493-1541 M ), Seorang dokter dan ahli kimia dari Swiss yang menyebut dirinya Paracelcus, sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan Farmasi, menyiapkan bahan obat spesifik dan memperkenalkan zat kimia sebagai obat internal.
Farmasi baru menjadi ilmu pengetahuan yang sesungguhnya pada abad XVII di perancis. Pada tahun 1797 telah berdiri sekolah pertama di perancis dan buku tentang farmasi mulai diterbitkan dalam beberapa bentuk, antara lain buku pelajaran, majalah, farmakope dan komentar. Kemajuan diperancis ini di ikuti oleh negara di eropa yang lain misalnya italia, inggris, jerman dan lain-lain. Di amerika sekolah farmasi pertama berdiri di philadelphia.
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ilmu farmasi pun mengalami perkembangan hingga terpecah menjadi ilmu yang lebih khusus tetapi saling berkaitan, antara farmakologi, farmakognosi, galenika dan kimia farmasi.
·         Farmakologi adalah ilmu yang mempelajari sejarah; khasiat obat dalam segala seginya, yaitu sumber atau asal usulnya, sifat kimia dan fisikanya, kegiatan fisiologisnya/efek terhadap fungsi biokimiawi dan faal, cara kerja, absorpsi, nasib (distribusi,biotransformasi) , ekskresinya dalam tubuh, dan efek toksiknya; serta penggunaannya dalam pengobatan.
·         Farmakognosi adalah ilmu yang mempelajari tentang sumber bahan obat dari alam terutama dari tumbuh-tumbuhan (bentuk makroskopis dan mikroskopis berbagai tumbuhan dan organisme lainnya yang dapat digunakan dalam pengobatan).
·         Galenika adalah ilmu yang mempelajari tentang pembuatan sediaan (preparat ) obat dengan cara sederhana dan dibuat dari bahan alam ( tumbuhan dan hewan ).
·         Kimia farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang kimia obat yang berhubungan dengan zat anorganik maupun organik, baik untuk tujuan pengobatan, analisis atau pemeriksaan dan pembakuan.

Perkembangan farmasi di indonesia sudah dimulai sejak zaman Belanda sehingga buku pedoman maupum undang-undang yang berlaku pada waktu itu berkiblat ke Belanda. Setelah kemerdekaan, buku pedoman maupun undang-undang yang dirasa masih cocok tetap dipertahankan, sedangkan yang tidak sesuai lagi dihilangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar